Ia terus mondar-mandir di depan barisan yang ada di hadapannya. Matanya begitu awas dan tajam memerhatikan dengan seksama seluruh anggota yang berbaris. Ia meluruskan dan merapikan barisan itu, seakan hendak meluruskan anak panah. Tak ada kecondongan dan kemiringan sedikitpun ketika itu. Sampai ketika akan bertakbir, tiba-tiba pandangannya jatuh pada sosok pria yang ada di tengah barisan. Dadanya agak menonjol ke depan, sehingga membuat barisan tidak lurus. Ia pun menegur, “Wahai hamba-hamba Allah, luruskanlah barisan kalian, atau Allah akan membuat perselisihan pada wajah-wajah kalian!” (HR. Muslim No. 436).
Tag Archives: tuhan
Saya + Tuhan = Cukup
Janganlah hanya menginginkan yang lebih, karena kelebihan yang tidak dikelola dengan baik, akan menjadi pengurang.Perhatikanlah, bukankah ada banyak keluarga yang berkurang kebahagiaannya dan rusak keutuhannya, karena tidak menjadi lebih berkasih sayang dengan peningkatan status ekonominya?
Bukankah kita telah sering kehilangan sahabat, yang berubah menjadi jauh dan congkak karena naik pangkat atau menjadi sedikit lebih kaya?
Ini yang ingin saya tanyakan kepada Anda;
Continue reading