Notes

kontemplasi2Refleksi Diri ..!!!

Bisa dipastikan setiap diri memiliki cita-cita dalam hidupnya,jadi dokter,pengusaha,insyur atau sarjana,intinya jadi apapun yg di pandang terhormat.sesuai dengan apa yang pernah diungkapkan oleh orang bijak,”GANTUNGKAN CITA_CITAMU SETINGGI LANGIT.”Meski saat ini,dengan tekhnologi,langit tidak lagi terasa tinggi,namun kita sepakati saja bahwa langit memang tinggi.
Cita_cita memang selayaknya digantungkan setinggi mungkin.masalah nanti bisa diraih atau tidak,itu urusan belakangan.karena ada yang pernah bilang semakin tinggi cita_cita akan semakin memotivasi kita untuk meraihnya.

Banyak orang menginginkan kekayaan namun setelah banyak harta telah mereka raih timbul kesadaran baru bahwa selama ini nasib mereka pun tidak lebih dari buruh yang terus menerus diperbudak oleh uang.

Kekayaan dan ketenaran memang bukan jaminan bahagia.karena pada hakikatnya,kebahagiaan bukan terletak pada status atau materi yg berlimpah,tapi pada bagaimana kita mensyukuri apa yg telah kita dapat.untuk bisa bersyukur,cobalah untuk sedikit saja look down,jangan melulu melihat keatas karena langit tinggi diangkasa,takkan ada habisnya segala hasrat didunia..hasrat,keinginan,ataupun nafsu memang tidak pernah berbatas,bahkan dunia pun belum tentu sanggup menampung segala macam keinginan.THE WORLD IS NOT ENOUGH.

Lantas apa tujuan hidup?tentu saja sulit menemukan jawaban yg bisa di pukul rata.karena lain orang,lain pula tujuan hidupnya.namun ada orang bijak yg pernah berkata,”memahami di mana kita berada lebih penting dari pada ke mana kita akan pergi”.

2 thoughts on “Notes”

  1. Salah mas, ”memahami di mana kita berada sama pentingnya seperti ke mana kita akan pergi”. Kalau tidak tahu tujuan kita akan kemana maka kita akan bingung dimana kita berada……. he he he:mrgreen:

  2. hehe … yaa betul .. masuk akal juga … tengkyu banyak atas koreksinya … bagus buat referensi tambahan …
    masalahnya masing-masing kita memilki point of view tersendiri jarang sekali terjadi kesamaan pola …

    kalau boleh saya berikan sudut pandang yang berbeda ” apakah tidak bijak kalau diri harus memahami keberadaan dirinya dulu, memantapakan keberadaanya dan membuat kalkulasi ” agar perjalanan kedepan bisa lebih terarah dan terukur, saya kok khawatir saja .. kalao ujug-ujug dia jalan ketujuan yang dimauinya .. padahal tujuannya tersebut belum terdefinisi dengan jelas / buram …

    salam antusias selalu ….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s